Jump menu

Main content |  back to top

Kita semua tertipu oleh 'pemicu kecepatan' yang membuat kita cenderung untuk menambah kecepatan dan melampaui batas tanpa kita sadari. Hal ini bisa jadi karena supaya tidak tertinggal oleh pengemudi lain, atau perasaan tertekan karena pengemudi kendaraan di belakang Anda terlalu dekat. Tergoda untuk menyalip kendaraan lain juga memungkinkan Anda melewati batas, saat-saat ketika Anda berpikir 'haruskah saya melakukannya? ". Anda tidak harus. Gangguan seperti mendengarkan musik yang terlalu keras sering mengakibatkan ngebut, seperti halnya sesuatu yang sederhana seperti akan jalan menurun. Belajar mengenali 'pemicu kecepatan' Anda sendiri akan membuat Anda lebih mudah untuk menghindari dorongan untuk ngebut.

2 - Aturan Kedua

Menjaga jarak yang aman dari kendaraan di depan juga akan membantu untuk mengurangi tingkat stres Anda ketika berkendara. Gunakan aturan 2 detik: memberikan setidaknya celah dua detik antara Anda dan kendaraan di depan. Kali dua jarak ini di jalan basah dan tambahkan lebih lagi pada jalan yang tertutup es.

Dengan izin dari Advanced Driving UK.

Banyak orang menyalahkan kondisi jalan yang buruk menyebabkan selip tapi tidak selalu itu masalahnya. Selip biasanya merupakan hasil dari tindakan pengemudi. Jika Anda pernah selip, Anda mungkin akan ingat bahwa Anda sedang mengubah kecepatan, arah atau keduanya, sebelum Anda mulai meluncur. Kendaraan Anda akan selip ketika satu atau lebih dari ban kehilangan cengkeraman normal di jalan. Menggunakan rem, pedal gas dan kemudi menimbulkan tenaga yang dapat menyebabkan selip jika ia menghilangkan daya cengkeram ban di permukaan jalan. Hal ini akan lebih mudah terjadi di jalan licin.

Mengapa kita tergelincir

Tenaga yang dapat menghilangkan cengkeraman ban di jalan dan menyebabkan selip adalah:

  • kondisi kecepatan berlebihan
  • berat kemudi (bahkan dikombinasikan dengan kecepatan yang tidak berlebihan)
  • pengereman mendadak
  • akselerasi  kasar

Lebih mudah untuk menghindari selip daripada mengatasinya. Jadi, selalu perhatikan kondisi jalan dan cuaca. Pengendara sepeda motor melakukan ini secara otomatis, tetapi pengemudi mobil cenderung hanya membersihkan kaca depan dan kemudian berangkat. Gunakan rem, kemudi, dan akselerator dengan lembut untuk menghindari meluncur. Jika Anda mulai tergelincir, tindakan pertama yang harus Anda lakukan adalah menyingkirkan penyebabnya.

Jika kecepatan yang berlebihan merupakan penyebab (yang paling umum), angkat kaki Anda dari pedal gas dan kemudikan ke arah meluncurnya kendaraan sampai ban kembali mencengkeram jalan. Kemudian arahkan kembali ke jurusan yang Anda inginkan. Dalam kondisi dingin atau basah, biasakan untuk memberi jarak dua kali lipat dari jarak normal Anda.

Dengan izin dari Advanced Driving UK.

Pernahkah Anda mengalami mengerem di tikungan hanya karena tikungan itu lebih tajam daripada yang Anda perkirakan? Bukan hanya pengemudi pemula yang bermasalah di tikungan. Hal ini menjadi penyebab utama dari sebagian besar kecelakaan tunggal. Ada banyak hal di sekeliling kita yang dapat digunakan untuk membantu. Yang paling jelas adalah rambu jalan dan marka, ada pula yang lainnya: barisan pohon, pagar, bangunan atau lampu jalan.

Analisa titik batas

Sebuah cara yang berguna untuk mengukur tikungan adalah dengan menggunakan analisis titik batas. Ini adalah titik terjauh yang dapat Anda lihat ketika Anda mendekati suatu tikungan, misalnya titik di mana sisi kiri dan kanan jalan bertemu.

Untuk menggunakan teknik ini, periksa apakah titik batas semakin jauh. Jika iya dan Anda dapat melihat lebih jauh ke depan, maka kecepatan Anda seharusnya baik-baik saja. Namun apabila titik ini tampak semakin dekat, kurangi kecepatan Anda sampai titik batas mulai bergerak bersama Anda dan pandangan Anda terbuka lagi. Teknik ini membutuhkan sedikit latihan tetapi akan membantu Anda untuk menghubungkan kecepatan dengan jangkauan jarak pandang dan memungkinkan Anda untuk berhenti di jarak yang terlihat jelas.

Dengan izin dari Advanced Driving UK.