Demi memperoleh keuntungan yang maksimal dengan biaya operasional rendah, setiap perusahaan bisa mencoba menerapkan efisiensi. Sebab pengeluaran biaya operasional ini merupakan hal paling penting dalam sebuah bisnis.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai efisiensi biaya operasional, simak informasi berikut ini!

Definisi Efisiensi Biaya Operasional

Efisiensi biaya operasional adalah proses menekan anggaran pengeluaran untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Efisiensi biaya operasional pun menjadi salah satu variabel penting dalam dunia bisnis.

Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam beroperasi perlu dikendalikan sebaik-baiknya sebab meski operasional dapat berjalan dengan lancar dan baik, tapi jika tidak didukung oleh usaha untuk dapat menekan biaya operasional seminimal mungkin, maka akan berdampak naiknya biaya operasional.

Hal ini hanya dapat dicapai dengan berusaha mengendalikan biaya-biaya yang terjadi dalam perusahaan, terutama biaya yang berkenaan langsung dengan operasional perusahaan.

Pasalnya, mengendalikan biaya operasional seefisien mungkin, maka akan menghasilkan anggaran pengeluaran yang lebih rendah. Dengan demikian, setiap perusahaan bisa mengalihkan anggarannya ke hal-hal yang lebih esensial untuk memperbaiki kinerja perusahaan agar diperoleh keuntungan yang lebih maksimal.

Rumus Efisiensi Biaya Operasional

Untuk rumus biaya operasional sendiri adalah, seperti yang kita tahu, yakni:

Biaya Operasional = Biaya Produksi + Pengeluaran Operasional

Pada dasarnya, rumus efisiensi biaya operasional bergantung pada setiap perusahaan. Namun, secara umum, rumus efisiensi biaya operasional bisa didefinisikan sebagai berikut:

E= O/I x 100%

Keterangan:

E = Efisiensi
O = Output (biaya yang dikeluarkan)
I = Input (masukan/pendapatan)

Rumus efisiensi biaya operasional operasional inilah yang dapat Anda implementasikan di perusahaan untuk menentukan sebagai berapa efisiensi yang dibutuhkan.

3 Strategi Efisiensi Biaya Operasional

Setelah memahami pengertian dari efisiensi biaya operasional dan rumusnya, selanjutnya Anda perlu paham strategi efisiensi biaya operasional yang tepat. Sebab tanpa memahami strategi ini, Anda akan sulit mendapatkan gambaran pada aspek apa saja Anda harus mengifisiensikan biaya operasional.

Adapun strategi efisiensi biaya operasional yang dapat dicoba, yakni antara lain:

1. Efisiensi Sumber Daya Manusia

Biaya operasional perusahaan biasanya paling banyak dihabiskan untuk menggaji karyawan. Strategi untuk menekan biaya untuk hal ini adalah dengan selektif memilih sumber daya manusia yang akan diajak kerja sama. Mereka yang bekerja sebaiknya dipastikan punya kualitas terbaik di posisinya masing-masing.

2. Evaluasi Sarana Perusahaan

Setiap perusahaan yang memproduksi barang biasanya punya berbagai sarana untuk menunjang kegiatan operasional. Untuk mengefisienkan biaya operasional, seluruh sarana tersebut wajib dievaluasi secara berkala.

Proses evaluasinya bisa dilakukan dengan mengumpulkan data berupa: data user, tujuan penggunaan, waktu penggunaan, biaya service, penggantian sparepart, serta penggunaan bahan bakar.

3. Optimalkan Peran Teknologi

Terakhir, strategi efisiensi biaya operasional yang dapat Anda implementasikan, yakni pengoptimalan teknologi pada kendaraan operasional perusahaan. Perlu dicatat, biaya operasional perusahaan pada kendaraan juga membutuhkan anggaran khusus karena melibatkan bahan bakar serta perawatan.

Salah satu implementasi teknologi pada kendaraan perusahaan adalah dengan memanfaatkan Shell Fleet Card. Shell adalah salah satu perusahaan yang memanfaatkan teknologi ini untuk mendukung bisnis terus berkembang maju dan mencapai tujuan utamanya.

Dengan kehadiran kehadiran Shell Fleet Card, Anda dapat mengontrol pemakaian BBM mobil operasional dan tentu menekan angka fraud.

Seperti yang diketahui pengisian BBM kadang menjadi salah satu hal yang paling sulit dikontrol dan berakhir pada kerugian. Padahal dengan mengontrol pemakaian BBM, sebuah perusahaan bisa menghemat biaya hingga 80%.

Tidak hanya efisiensi bahan bakar dengan menggunakan Shell Fleet Card, Anda juga bisa menghemat waktu administrasi. Shell Fleet Card dilengkapi dengan juga dilengkapi dengan berbagai tools yang akan memudahkan Anda.

Mulai dari menarik laporan pemakaian bulanan bahkan harian dengan cara yang mudah hingga keleluasan mengontrol armada yang Anda miliki. Shell Fleet Card menawarkan berbagai macam fleksibilitas untuk mengatur armada mulai dari dimana pom bensin Shell yang bisa digunakan hingga pembatasan pada plat nomor mobil atau hari dan juga waktu.

Jadi, dengan menggunakan Shell Fleet Card, perusahaan dapat lebih mudah dalam melakukan kontrol budget bahan bakar, pengalokasian dana, efisien, menganalisa transaksi bahan bakar, minimalisasi waktu administrasi, mengurangi kelalaian pegawai dalam proses pelaporan yang lebih aman dan mudah di mana seluruh faktor ini biasa disebut Fleet Management.

Semua hal inilah yang menjadi bagian dari proses efisiensi biaya operasional perusahaan agar diperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca artikel terbaru kami

Bagaimana Cara Kerja RFID & Apa Saja Jenisnya?

Teknologi Radio Frequency Identification (RFID) bisa meningkatkan performa perusahaan manufaktur. Berikut penjelasannya!

Mengenal Lebih Dekat Anggaran Biaya Operasional Bisnis

Anggaran biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjaga proses penjualan, pemasaran, atau administrasi agar bisa berjalan lancar. Cari tahu info lengkapnya di sini!!

5 Manfaat Real Time Monitoring pada Bisnis Anda

Real Time Monitoring jadi cara efisien memantau operasional. Shell Fleet Card jadi implementasi Real Time Monitoring yang bermanfaat untuk bisnis Anda.