Proses manufaktur hari ini tentu jauh berbeda dengan proses yang terjadi beberapa dekade lalu. Salah satu indikator mengapa proses manufaktur bisa berbeda adalah hadirnya teknologi.

Hari ini, setiap bisnis yang memproduksi barang jadi dari bahan baku mentah menjadi sebuah produk bernilai tinggi tentu tidak asing lagi dengan istilah Smart Manufacturing.

Implementasi Smart Manufacturing membawa pengaruh positif bagi setiap pabrik dan perusahaan. Waktu proses bisa dipangkas dan sumber daya yang digunakan jauh lebih optimal. Dengan demikian, setiap bisnis punya kesempatan untuk mengoptimalkan profit.

Untuk memahami lebih lanjut konsep, manfaat, dan contoh smart manufacturing, mari bersama-sama menyimak informasi di bawah ini!

Apa yang Dimaksud Smart Manufacturing?

Pada dasarnya, Smart Manufacturing adalah sistem bisnis dalam proses manufaktur yang saling terintegrasi di setiap lini dengan konsep realtime monitoring.

Hadirnya konsep Smart Manufacturing sangat berguna bagi perusahaan manufaktur. Pasalnya, ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan, mulai dari segi perencanan, kecepatan produksi, kualitas akhir, serta pengembangan produk.

Munculnya revolusi industri 4.0 hari ini membuat Smart Manufacturing lebih instan dan memudahkan semua pihak. Hal ini disebabkan oleh munculnya sistem Artificial Intelligence (AI) dan juga Internet of Things (IoT) yang menjadikan pemilik bisnis lebih mudah melihat, menganalisa, dan mengambil kesimpulan dari sekumpulan data untuk kemudian diproses untuk pengembangan bisnis.

Untuk memaksimalkan Smart Manufacturing, sebuah bisnis memerlukan hal-hal sebagai berikut:

  • Koneksi yang menghubungkan berbagai komponen di dalam sebuah perusahaan.
  • Optimasi pengolahan data berbasis teknologi untuk meminimalisir risiko salah data.
  • Transparansi menjadi hal wajib untuk mengecek kebutuhan target market agar diperoleh keputusan bisnis yang tepat.

Implementasi dan Contoh Smart Manufacturing

Smart factory menghubungkan berbagai hal dalam proses produksi untuk membuat perusahaan lebih efisien. Berikut ini adalah tiga contoh perusahaan yang mempraktikkan smart manufacturing atau smart production.

Adidas

Salah satu perusahaan yang menggunakan smart production adalah Adidas Speed Factory. Adidas menggunakan robot yang dibantu manusia untuk memproduksi sepatu dalam jumlah besar sehingga lebih efisien. Ada juga penggunaan teknologi 3D printing yang bisa membuat mockup dan replika dengan cepat.1

Kemudian, Adidas menggunakan teknologi pintar untuk melakukan penjahitan melalui komputer, memotong dengan laser, hingga teknologi 4D dalam kegiatan produksi.

Whirlpool

Praktik bisnis yang bisa jadi contoh smat manufacturing berikutnya adalah Whirlpool. Perusahaan elektronik asal Amerika Serikat (AS) Whirlpool menggunakan smart manufacturing untuk mengurangi limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Caranya adalah dengan menganalisis semua fasilitas yang memproduksi limbah, termasuk pemakaian air, listrik, dan lainnya.

Data menggunakan IoT dan platform analisis tersebut, Whirlpool dapat mengecek sejauh mana progress net zero emission yang tengah dikejar. Penggunaan smart factory ini juga dilakukan di seluruh dunia sehingga perusahaan lebih mudah dalam menentukan tujuan dan strategi.2

Infineon

Smart factory berikutnya adalah Infineon dari Dresden yang memproduksi alat elektronik semikonduktor. Perusahaan ini sudah mencapai otomatisasi mencapai 92% dengan mengoperasikan lebih dari 200 robot yang dibantu manusia.

Selain penggunaan robot, semua sistem IT dikendalikan secara realtime dan terhubung satu sama lain. Semua sistem monitoring dan algoritma dikendalikan dari pusat operasi yang membuat perusahaan fleksibel dalam merespons kebutuhan pelanggan.3

Manfaat Smart Manufacturing

Berikut ini adalah empat manfaat menerapkan smart manufacture bagi sebuah perusahaan.

Meningkatkan Produksi

Smart manufacturing bisa menyediakan data kebutuhan perusahaan dalam sebuah rantai pasok secara realtime. Hal ini bisa dimanfaatkan supplier untuk membuat adjustment sehingga bisa meningkatkan produksi dengan mudah. Penerapan produksi sesuai kebutuhan juga akan mengurangi produksi berlebih dan limbah yang tidak perlu.4

Produksi Lebih Fleksibel

Produksi yang fleksibel merujuk pada kemampuan perusahaan mengganti jadwal atau eksekusi secara dinamis sesuai kebutuhan. Ini sangat berguna untuk perusahaan yang customer-centric dan aktif merespons perubahan permintaan.5

Dalam persaingan bisnis yang kompetitif, menjaga kepuasan pelanggan sangat penting. Oleh karenanya, menerapkan agile framework yang dapat perubahan dan personalisasi produk dan pelayanan yang dibutuhkan konsumen bisa potensial dalam meraih profit.

Meningkatkan Keberlanjutan

Keberlanjutan sebuah mesin akan mendukung produksi sebuah perusahaan. Di era industri 4.0, proses monitoring yang canggih bisa meningkatkan efisiensi sehingga perawatan bisa diprediksi. Itu berarti, perusahaan dapat mengetahui kapan alat harus mendapatkan perawatan.

Dengan begitu, perusahaan bisa memprediksi kualitas, waktu henti, dan kondisi sebuah mesin. Melalui sensor, waktu henti dan kerusakan lain yang ditimbulkan dapat dieliminasi sehingga kelangsungan mesin dan keberlanjutan usaha bisa terus dijaga.6

Mengurangi Biaya Produksi

Dengan data yang terintegrasi, smart factory bisa membuat perusahaan mengidentifikasi limbah atau sesuatu yang redundant sehingga bisa dikurangi. Secara langsung, hal ini juga akan mengurangi biaya produksi. Sebaliknya, data yang dimiliki juga bisa memperbaiki perencanaan pada permintaan lebih baik.7

Adanya data yang baik juga membuat perusahaan memiliki informasi tentang inventori sehingga bisa mengurangi jumlah yang berlebih.

Selain itu, penggunaan robot, AI, dan IoT juga bisa mengurangi pekerja manusia atau menekan pos gaji karyawan. Kemudian, adanya monitoring real time membuat aktivitas asset tracking dan operasional lebih efisien. Kemudian, perawatan mesin yang bisa diprediksi juga menghindari pengeluaran untuk perbaikan mayor.

Shell Fleet Solutions

Kartu BBM Pacabayar untuk efesiensi operasional armada, yang menawarkan kemudahan, fleksibilitas, kontrol, transparansi, dan penghematan untuk efesiensi perusahaan Anda.

Pelajari Lebih Lanjut

Cara Mengimplementasikan Smart Manufacturing

Ada berbagai cara yang bisa Anda tempuh untuk mewujudkan Smart Manufacturing di bisnis Anda. Salah satunya dengan mengoptimalkan teknologi yang dibutuhkan dalam smart manufacturing. Khusus untuk bidang transportasi, Anda bisa memanfaatkan Shell Fleet Solutions yang punya konsep terintegrasi dalam Fleet Management.

Shell adalah salah satu perusahaan yang memanfaatkan teknologi ini untuk mendukung bisnis terus berkembang maju dan mencapai tujuan utamanya. Salah satu komponen di dalamnya adalah Shell Fleet Card yang hadir untuk mengontrol pemakaian bahan bakar kendaraan operasional.

Seperti yang diketahui pengisian BBM kadang menjadi salah satu hal yang paling sulit dikontrol dan berakhir pada kerugian. Padahal dengan mengontrol pemakaian BBM, sebuah perusahaan bisa menghemat biaya hingga 80%.

Selain efisiensi bahan bakar, Shell Fleet Card juga bisa menghemat waktu administrasi karena dilengkapi dengan berbagai tools yang akan memudahkan proses bisnis.

Mulai dari menarik laporan pemakaian bulanan bahkan harian dengan cara yang mudah hingga keleluasan mengontrol armada yang Anda miliki. Shell Fleet Card menawarkan berbagai macam fleksibilitas untuk mengatur armada mulai dari dimana pom bensin Shell yang bisa digunakan hingga pembatasan pada plat nomor mobil atau hari dan juga waktu.

Dengan Shell Fleet Card, perusahaan dapat lebih mudah dalam melakukan kontrol budget bahan bakar, pengalokasian dana, efisien, menganalisa transaksi bahan bakar, minimalisasi waktu administrasi, mengurangi kelalaian pegawai dalam proses pelaporan yang lebih aman dan mudah di mana seluruh faktor ini merupakan bagian dari Fleet Management.

Dengan sistem Smart Manufacturing dan hadirnya Shell Fleet Solutions, maka secara tidak langsung Anda pun telah mengefisiensi biaya operasional perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Penjelasan konsep, manfaat dan sejumlah bisnis contoh smart manufacturing di atas diharapkan bisa menjadi inspirasi awal Anda. Dengan bantuan Shell Fleet Solutions, Anda dan perusahaan memiliki blue print yang tepat menuju smart manufacture di masa depan.

1 https://sustainability-success.com/smart-manufacturing-examples-of-industry-4-0/

https://internetofbusiness.com/success-stories-five-companies-smart-factories-can-learn/

https://www.rokin.tech/post/intelligent-manufacturing-5-examples-of-smart-factories-across-germany

4 https://www.fishmancorp.com/benefits-smart-manufacturing/

5 https://www.fogwing.io/smart-manufacturing/top-5-smart-manufacturing-use-cases/

6 https://www.aimdek.com/what-is-smart-manufacturing-how-it-benefits-manufacturers/#4_Improved_Sustainability

7 https://katanamrp.com/blog/smart-manufacturing

Baca artikel terbaru kami

Bagaimana Cara Kerja RFID & Apa Saja Jenisnya?

Teknologi Radio Frequency Identification (RFID) bisa meningkatkan performa perusahaan manufaktur. Berikut penjelasannya!

5 Cara Hemat Bensin Bagi Kendaraan Operasional Perusahaan

Ada berbagai cara menghemat bensin kendaraan operasional. Cek 5 di antaranya berikut ini!

Ketahui Pengelolaan Bahan Bakar yang Efektif untuk Bisnis di Sini

Memahami pentingnya pengelolaan bahan bakar minyak dengan baik. Bagaimana caranya?