
Jangan Sembarangan, Ini Manfaat Pelumas Sesuai Aktivitas dan Jenis Kendaraan Besar
Pelumas merupakan cairan yang sangat dibutuhkan oleh mesin karena memiliki banyak manfaat. Semua mesin kendaraan membutuhkan pelumas yang terbaik dan sesuai untuk mesin dan kondisi kerjanya, termasuk bagi kendaraan besar. Tidak semua pelumas bisa digunakan pada kendaraan besar karena ada spesifikasinya sendiri yang sudah ditentukan dari pabrikan.
Selain perlu memperhatikan spesifikasi pelumas yang tepat, Anda juga perlu mengetahui apa saja manfaat pelumas bagi kendaraan besar, seperti kendaraan pengangkut ringan, bus, atau truk. Dengan demikian, Anda dapat mencegah kerusakan pada mesin dan merencanakan perawatan yang tepat.
Manfaat Pelumas Sesuai Jenis Kendaraan

Manfaat pelumas tidak hanya sebagai pelumas bagi mesin kendaraan besar, tapi juga sebagai darah yang menjaga mesin tetap terawat dan bekerja dengan baik. Selain itu, ada berbagai manfaat pelumas untuk jenis kendaraan besar yang berbeda. Berikut daftar manfaatnya1.
1. LCV atau kendaraan komersial ringan (truk pick-up, van, dan truk angkutan ringan)
Jenis kendaraan LCV bekerja untuk mengangkut muatan yang bervariasi dan sering bolak-balik di jalan perkotaan. Manfaat pelumas yang diperlukan untuk jenis kendaraan ini adalah:
- Melindungi mesin dari keausan dalam kondisi berkendara perkotaan yang macet, start-stop, dengan beban yang bervariasi.
- Pelumas dengan teknologi aditif yang tepat dapat membantu mengendalikan pembentukan deposit sehingga kebersihan mesin tetap terjaga dari kotoran yang dapat mengganggu performa mesin, bahkan dalam kondisi berkendara idle yang lama dan menggunakan bahan bakar campuran biodiesel.
- Membantu melindungi komponen mesin dari efek korosif yang dapat muncul akibat hasil samping proses pembakaran.
2. Angkutan logistik jarak jauh (truk berat dan trailer)
Truk berat biasanya memiliki badan yang lebih panjang dari pada truk ringan, biasanya sekitar 10 hingga 18 meter. Barang-barang yang diangkut berjumlah lebih banyak dan harus menempuh perjalanan jarak jauh, bahkan antar pulau. Manfaat pelumas truk yang diperlukan adalah:
- Tahan terhadap temperatur tinggi. Kendaraan ini umumnya beroperasi dalam durasi yang panjang sehingga membutuhkan pelumas yang mampu menjaga performa pada berbagai kondisi operasi.
- Melindungi dari keausan karena gesekan yang ekstrem dengan adanya teknologi aditif yang membantu memberikan perlindungan pada permukaan komponen mesin saat bekerja di bawah beban dan tekanan tinggi.
- Menjaga permukaan logam dari korosi dan keausan akibat asam yang terakumulasi dari pembakaran bahan bakar.
- Mencegah penumpukan deposit dan endapan di mesin yang disebabkan pembentukan jelaga dari pembakaran yang tidak sempurna.
3. Berbagai jenis bus
Bus tidak mengangkut barang, tapi mesin terus bekerja dalam waktu yang lama meskipun dalam kondisi bus berhenti. Hal ini membuat mesin harus sering mengalami idle. Kondisi tersebut membutuhkan pelumas dengan karakteristik sebagai berikut:
- Mampu mempertahankan kekentalannya dalam jangka panjang karena temperatur kerja mesin yang tinggi akibat jam operasional kendaraan yang panjang.
- Bersih dari endapan karena pembakaran yang tidak sempurna terutama saat idle dan akselerasi.
- Mampu melindungi komponen mesin dari korosi dan karat yang disebabkan oleh asam dari proses pembakaran.
Untuk mendapatkan semua manfaat pelumas untuk jenis kendaraan seperti di atas tentu tidak bisa sembarangan dalam memilih merek. Shell Rimula menawarkan berbagai pilihan pelumas untuk berbagai kebutuhan kendaraan besar. Truk yang bekerja dengan beban berat memerlukan tingkat perlindungan mesin yang tinggi dan pelumas Shell Rimula dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan perlindungan mesin pada berbagai jenis kendaraan komersial sesuai spesifikasi produknya.
Cara Memilih Pelumas Truk yang Tepat

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih pelumas truk yang tepat. Kinerja pelumas dapat dirasakan secara optimal apabila spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Inilah cara yang perlu diperhatikan.
1. Membaca buku panduan dari pabrikan
Ini adalah cara paling utama yang perlu dilakukan dalam memilih pelumas untuk kendaraan besar. Pabrikan sudah melakukan pengujian mendalam untuk mengetahui spesifikasi yang diperlukan oleh truk tersebut, jadi, pelumas yang digunakan bisa lebih tepat dan cocok untuk mesin kendaraan. Secara umum spesifikasi minyak pelumas terdiri atas spesifikasi viskositas atau kekentalan dan spesifikasi unjuk kerja atau performance.
2. Lihat dari jenis truk.
Secara umum mesin truk memiliki kebutuhan spesifikasi kekentalan yang sama. Baik truk ringan, medium, ataupun berat pada umumnya merekomendasikan tingkat kekentalan SAE 15W-40, 10W-40, atau 10W-30 untuk beroperasi di kondisi iklim tropis seperti Indonesia. Pada truk generasi lama biasanya masih membolehkan kekentalan monograde SAE 40.
3. Perhatikan label kode API
Kode API (American Petroleum Institute) digunakan untuk pelumas yang sudah memenuhi standar yang tepat untuk industri. Kualitas suatu pelumas dalam mengurangi gesekan terhadap komponen mesin bisa diperiksa menggunakan kode ini.
Untuk kebutuhan kendaraan bermesin diesel beban berat, kode API yang digunakan dimulai dari huruf ‘C’. Contohnya seperti CF-4, CG-4, CI-4, CJ-4, dan CK-4. Urutan huruf kedua setelah ‘C’ menunjukkan tingkat unjuk kerja pelumas. Untuk mesin diesel beban berat di Indonesia dengan teknologi mesin standar Euro IV, dan kondisi bahan bakar dengan kadar Sulfur hingga 2000ppm, spesifikasi pelumas yang direkomendasikan perlu mengikuti persyaratan pabrikan kendaraan dan kondisi operasional masing-masing armada.
4. Pilih sesuai jenis pelumas
Berdasarkan jenis minyak dasar (base oil)-nya, secara umum ada tiga macam jenis pelumas yang bisa menjadi pilihan untuk truk.
- Pelumas mineral. Pelumas ini dibuat dari penyulingan minyak bumi yang diproses secara kimiawi dan mengandung zat aditif yang berguna untuk mendukung kinerjanya.
- Pelumas sintetik. Bahan baku minyak dasar dari pelumas jenis ini menggunakan sumber minyak sintetis atau juga minyak bumi yang telah mengalami proses rekayasa kimiawi yang lebih canggih untuk menghasilkan senyawa yang lebih seragam dan sifat-sifat dasar yang lebih unggul. Pelumas sintetik umumnya memiliki keunggulan dari sisi ketahanan terhadap temperatur tinggi dan waktu pemakaian yang lebih panjang.
- Pelumas semi sintetik. Pelumas ini menggunakan minyak dasar campuran mineral dan sintetik. Pada umumnya, pelumas semi sintetik memiliki kinerja yang lebih baik dari pelumas mineral.
Pemilihan pelumas yang sesuai dapat membantu mendukung performa dan perlindungan mesin. Gunakan produk pelumas dari merek yang sudah teruji dan dipercaya oleh banyak pihak seperti pelumas Shell Rimula.
Shell Rimula diformulasikan untuk membantu mendukung kebutuhan perlindungan mesin pada berbagai jenis kendaraan komersial sesuai spesifikasi produknya. Dapatkan produk Shell Rimula di bengkel kesayangan Anda dan jangan biarkan perjalanan mengantar muatan terganggu karena salah pilih pelumas!
Disclaimer
Efek dan manfaat dapat bervariasi. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi:
FAQs:
1. Kenapa LCV butuh pelumas yang dapat membersihkan mesin?
1. Kenapa LCV butuh pelumas yang dapat membersihkan mesin?
Jawab: Pembakaran di mesin diesel akan menghasilkan jelaga karbon yang jika terus terakumulasi di mesin akan berpotensi menjadi endapan yang melekat di komponen. Endapan dan kerak di komponen dalam mesin dapat mengganggu kinerja mesin karena meningkatkan gesekan, menghambat gerakan dan efektivitas pendinginan piston. Teknologi aditif yang membantu mengendalikan pembentukan deposit dan menjaga kebersihan mesin dapat mendukung performa mesin tetap optimal.
2. Apa itu viskositas pelumas?
2. Apa itu viskositas pelumas?
Jawab: Viskositas pelumas adalah tingkat kekentalan yang dimiliki pelumas. Semakin kecil angka viskositas, maka semakin encer produk pelumas tersebut. Namun, semakin tinggi viskositas, semakin kental pelumas tersebut.
3. Apa beda pelumas mesin mobil biasa dengan pelumas truk diesel?
3. Apa beda pelumas mesin mobil biasa dengan pelumas truk diesel?
Jawab: Pelumas mesin mobil memiliki viskositas yang lebih rendah dan formulasinya berbeda. Pelumas kendaraan diesel tugas berat umumnya memiliki formulasi aditif yang dirancang untuk menghadapi karakteristik operasi mesin diesel, termasuk pengendalian deposit, perlindungan keausan, dan ketahanan terhadap kondisi kerja yang berat.