
Mitos atau Fakta: Oli 0W-20 Tidak Bisa Dipakai Mobil Tua?
Oli 0W-20 adalah oli yang sangat encer. Namun, apakah cocok digunakan oleh mobil tua? Ketahui penjelasannya di sini!
Benarkah pelumas 0W-20 tidak bisa dipakai mobil tua? Pertanyaan ini kerap muncul yang didasari oleh beberapa pernyataan yang mengatakan bahwa mobil tua yang lebih cocok menggunakan pelumas kental, daripada pelumas encer1.
Hal tersebut karena pada mesin mobil tua yang sudah berumur 8 tahun ke atas atau sudah menempuh jarak 100.000 kilometer, celah antar komponen dalam mesin semakin renggang. Pelumas encer akan sulit melewati celah tersebut, sehingga kurang dapat melumasi komponen-komponen di bagian atas secara maksimal.
Namun, apakah pelumas 0W-20 yang sangat encer ini benar-benar tidak bisa digunakan pada mobil tua sama sekali?
Fakta dari Pakar tentang Pelumas 0W-20

Arti kode pelumas 0W-20 menandakan bahwa pada suhu dingin (winter), kekentalan pelumas berada pada nilai 0 atau sangat encer. Hal ini membuat pelumas mudah mengalir ke seluruh mesin ketika baru dinyalakan. Sedangkan angka 20 menunjukkan kekentalan pelumas pada suhu panas, yang masih dianggap encer juga.
Beberapa pakar dalam dunia otomotif menjawab tentang pertanyaan apakah mitos atau fakta bahwa pelumas encer tidak bisa digunakan pada mobil tua. Mereka mengatakan bahwa selama buku manual kendaraan mencantumkan rekomendasi viskositas 0W-20, pelumas ini tetap aman digunakan meskipun usia mobil sudah lebih dari 3 tahun.
Pabrikan mobil sudah melakukan banyak uji coba hingga mendapatkan solusi yang tepat untuk mesin mobil yang diproduksi oleh mereka, seperti viskositas pelumas yang cocok. Jika buku manual sudah merekomendasikan pelumas 0W-20 yang bertekstur sangat encer, itu tandanya pelumas tersebut sudah lolos uji coba dalam melindungi mesin, bahkan setelah bertahun-tahun digunakan. Pemilik kendaraan hanya perlu mengikuti instruksi buku manual serta berkonsultasi pada pakarnya.
Namun, keadaan mesin mobil yang sudah mencapai 8 tahun ke atas tentu tidak sama lagi dengan mobil yang masih berusia 3 tahunan. Dalam laman Oto Seken, Alvin Suwarna sebagai Direktur PT Oil Indonesia menjelaskan bahwa saat mesin mobil semakin sering bekerja, konstruksi komponen di dalam mesin akan semakin longgar. Penyebabnya adalah karena adanya gesekan-gesekan yang terjadi dalam jangka panjang seiring penggunaan kendaraan.
Artinya, untuk dapat memperlambat proses komponen melonggar, dibutuhkan pelumas yang cukup andal dalam mengurangi gesekan antar komponen dalam mesin, seperti Shell Helix 0W-20 yang berbasis GTL (Gas to Liquid). Dasar pelumas yang dihasilkan dari gas alam ini sangat bersih dan murni, sehingga dapat mencegah adanya kotoran menumpuk dan gesekan pada mesin.
Keunggulan Shell Helix 0W-20

Produk Shell Helix 0W-20 dibuat menggunakan serangkaian reaksi kimia menggunakan bahan gas alam (99,5% murni) atau GTL. Pelumas dasar GTL merupakan pelumas dengan kualitas yang sangat baik, bahkan indeks viskositas, tingkat oksidasi, hingga karakteristik gesekannya yang rendah sudah masuk kategori pelumas premium.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan produk pelumas 0W-20 Shell yang menggunakan bahan dasar pelumas GTL.
1. Viskositas yang Stabil
Viskositas pelumas merupakan kadar kekentalan pada pelumas. Pada Shell Helix yang terbuat dari bahan dasar gas alam, viskositasnya cenderung lebih stabil. Baik dalam kondisi suhu panas, suhu, dingin, atau saat mobil bekerja dalam tekanan yang berat, pelumas tidak mudah encer dan akan mempertahankan viskositasnya.
2. Tidak Mudah Menguap
Pada beberapa kondisi, pelumas harus sering ditambah karena sering menguap. Namun, teknologi GTL ini membuat Shell Helix menjadi lebih tahan panas karena molekulnya murni dan seragam. Penguapan pelumas yang dapat membuat mesin cepat rusak tidak akan mudah terjadi.
3. Memberikan Perlindungan Ekstra pada Mesin
Pelumas Shell Helix memiliki lapisan perlindungan yang sangat baik, yang dapat komponen mesin dari keausan karena gesekan antar komponen akan sangat berkurang. Selain itu pelumas GTL yang sangat bersih ini akan membantu mesin terhindar dari endapan kotoran atau zat-zat sisa lain. Ini membantu mesin lebih terlindungi dan tidak mudah rusak, baik pada mobil baru maupun yang sudah berumur.
Cara Memilih Pelumas yang Tepat

Ada beberapa cara untuk memilih pelumas yang tepat untuk kendaraan beroda empat. Cara-cara ini akan membuat pemilik mobil terhindar dari pemilihan pelumas secara sembarangan. Simak di bawah ini.
- Ikuti rekomendasi dari pabrikan, bukan sekadar mitos atau opini umum. Pada buku manual sudah tersedia spesifikasi pelumas seperti apa saja yang diperlukan mobil tersebut, seperti jenis pelumas (pelumas mineral, sintetis, atau semisintetis), viskositas pelumas (seperti 0W-20), dan standar sertifikasi (API, ILSAC, ACEA).
- Perhatikan bahan dasar pelumas. Pelumas dengan bahan dasar yang tepat akan membantu mesin berumur lebih panjang dan lebih terlindungi, seperti Shell Helix yang terbuat dari bahan gas alam dengan kemurniannya mencapai 99,5%.
- Perhatikan standar API (American Petroleum Industry). Standar ini berfungsi menunjukkan kualitas pelumas. Biasanya dimulai dengan kode S dan diikuti abjad setelahnya. Semakin tinggi abjad setelah S, semakin bagus kualitas pelumas. Contohnya seperti: API SL, API SM, API SN, API SN Plus, dan yang terbaru API SQ yang sudah dimiliki oleh Shell Helix Ultra.
- Konsultasi dengan ahlinya. Pada intinya penggunaan pelumas harus sesuai dengan rujukan buku manual dari pabrikan. Namun pada beberapa kondisi, mesin mobil membutuhkan spesifikasi pelumas lain karena beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pengendara, seperti salah pilih pelumas di awalnya. Oleh karena itu perlunya berkonsultasi dengan ahlinya untuk hasil yang maksimal.
Lindungi mesin kendaraan sejak dini agar seiring pemakaian mobil, celah antarkomponen dalam mesin tidak melebar dengan cepat akibat gesekan yang terjadi. Oleh karena itu, gunakan pelumas yang memberikan perlindungan ekstra, terutama dari gesekan antarkomponen.
Shell Helix 0W-20 adalah solusi modern yang cocok untuk digunakan pada berbagai kondisi mesin. Baik itu untuk tujuan perlindungan sejak dini atau untuk menjaga kinerja mobil harian yang sudah menua. Dapatkan produk asli Shell Helix di bengkel rekanan Shell terdekat atau e-commerce resminya.
FAQs:
1. Apakah pelumas 0W-20 cocok digunakan pada mobil yang bekerja keras seperti mobil pick-up barang?
1. Apakah pelumas 0W-20 cocok digunakan pada mobil yang bekerja keras seperti mobil pick-up barang?
Jawab: Ikuti rekomendasi dari buku manualnya. Jika diperbolehkan, maka penggunaan pelumas dengan viskositas tersebut sangat dianjurkan. Sebaliknya, hindari pemakaian pelumas dengan viskositas berbeda dari anjuran pabrikan karena berpotensi merusak mesin.
2. Apa keuntungan menggunakan pelumas dengan bahan dasar GTL?
2. Apa keuntungan menggunakan pelumas dengan bahan dasar GTL?
Jawab: Pelumas bisa dipakai dengan jangka waktu lebih panjang karena tidak cepat kotor, cocok untuk kondisi suhu dan tekanan ekstrem, perlindungan dari gesekan yang sangat baik, dapat menghemat energi, dan memenuhi banyak standar sertifikasi, seperti API, ACEA, dan ILSAC2.