Dian Andyasuri - President Director & Country Chair

Dian Andyasuri

President Director and Country Chair

Dian Andyasuri mengawali karirnya di Shell pada tahun 2008 sebagai General Manager Keuangan untuk Bisnis Ritel, sebelum pindah ke Singapura dan bergabung dengan grup Shell Global Downstream Strategy and Consultancy (Strategi dan Konsultasi Hilir Shell Global) selama 3,5 tahun. Sebelum diangkat menjadi Presiden Direktur dan Country Chair untuk Shell Indonesia, Dian ditunjuk sebagai Vice President Marketing untuk Shell Lubricants Indonesia pada tahun 2014 yang memimpin kegiatan pemasaran pelumas, pengembangan Route-to-Market/Indirect Channel Excellence dan penjualan serta kegiatan operasional.

Dian Andyasuri diangkat menjadi Presiden Direktur dan Country Chair untuk Shell Indonesia sejak 1 Januari 2020. Selain menjalankan perannya sebagai Presiden Direktur dan Country Chair untuk Shell Indonesia, Dian akan tetap memegang peranannya sebagai Direktur Pelumas Shell Indonesia, mengelola bisnis pelumas Shell yang terus bertumbuh.

Dian meraih gelar Master of Business Administration di bidang Finance dari Universitas Brunel, Inggris, sebagai penerima beasiswa Chevening. Sebelum bergabung dengan Shell, Dian memiliki 15 tahun pengalaman termasuk di kancah global, menjalankan berbagai peran di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.

Waqar Siddiqui - Director - Retail

Waqar Siddiqui

Managing Director Retail Indonesia

Dengan pengalaman internasional lebih dari 24 tahun di bisnis hilir minyak bumi, Waqar telah berhasil memimpin berbagai entitas komersial bernilai jutaan dolar, melalui pencapaian bisnis, perubahan organisasi, pengembangan strategi, joint venture, dan merger juga akuisisi. Waqar juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan dalam transformasi bisnis sepanjang karirnya.

Sejak bergabung di Shell Pakistan pada tahun 2001, Waqar kini memimpin bisnis Ritel SPBU Shell di Indonesia, sebagai Managing Director Retail Indonesia.

Waqar meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dan Master of Business Administration in Marketing dan memiliki akreditasi akademis dan profesional dari Harvard Business School dan University of British Columbia.

Andri Pratiwa - Deputy Director - Lubricants

Andri Pratiwa

Director

Andri Pratiwa memulai karirnya dengan Shell pada tahun 2003 sebagai Key Account Manager untuk pasar industri. Pada tahun 2014, ia diangkat menjadi Vice President Lubricants untuk Direct Business, peran beliau mengelola kemitraan dengan perusahaan besar, baik di pasar industri maupun otomatis. Sebelum perannya sebagai Director pada 1 Januari 2020 untuk mengawasi bisnis pelumas yang terus berkembang di Indonesia, ia menjabat sebagai Vice President Sales B2B & Mining Business, dimana beliau berhasil mengimplementasikan transformasi di channel B2B indirect yang termasuk pembuatan strategi dan implementasinya. Selama masa jabatannya di Shell Indonesia, Andri telah berhasil mendorong pertumbuhan signifikan dan berhasil menempatkan Shell Lubricants sebagai merek pilihan di industri.

Andri merupakan lulusan Pemasaran dari Universitas Krisnadwipayana dan mempertajam pengetahuan Pemasarannya di Kellogg School of Management, Northwestern University.

Rachmad Imawan - Lead Procurement Manager

Rachmad Imawan

Head of Contracting & Procurement

Rachmad Imawan memulai karirnya dengan Shell pada 2012 sebagai Contract & Procurement Manager of Supply & Distribution. Pada 1 January 2019, Rachmad ditunjuk sebagai Head of Contracting & Procurement Shell di Indonesia. Selain perannya saat ini, Rachmad juga menjabat sebagai Indonesia Local Senior Procurement Representative (LSCPR).

Rachmad adalah lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan memegang akreditasi “MCIPS Chartered Procurement & Supply Professional” dari Chartered Institute of Procurement & Supply (CIPS) dari Inggris. Memiliki lebih dari 14 tahun pengalaman dalam bidang Supply Chain Management, Contracting & Procurement untuk barang & jasa langsung dan tidak langsung, Rachmad menangani semua kontrak logistik di berbagai kelas bisnis di Shell Indonesia (Lubricant Supply Chain, Trading & Supply, Specialities dan Retail) dalam perannya sebagai Head of Contracting & Procurement.

Rhea Sianipar-Vice President External Relations

Rhea Sianipar

Vice President External Relations

Memiliki pengalaman dalam bidang komunikasi di berbagai industriy selama lebih dari 20 tahun, Rhea Sianipar memimpin Shell Indonesia sebagai Vice President External Relations. Rhea bertanggung jawab menangani mengelola komunikasi eksternal, menangani media digital dan konvensional yang dinamis, termasuk menangani isu dan manajemen krisis, dan merangkul komunitas.

Rhea memulai karirnya sebagai Corporate Communication di perusahaan satelit nasional dan sejak saat itu telah melebarkan sayapnya dan memimpin proyek yang memberi banyak dampak positif, seperti membuat inisiatif perusahaan berupa melalui program investasi sosial melalui seperti program Shell LiveWIRE dan Shell Eco-marathon yang menurutnya merupakan peluang yang sangat baik untuk berkontribusi pada pemberdayaan kaum muda bangsa.

Iip Sufriza - Head of HSSE Indonesia

Iip Sufriza

Head of HSSE Indonesia

Dengan pengalamannya di industri telekomunikasi dan perusahaan auditing hampir 20 tahun, Iip memiliki pengalaman yang luas di bidang HSSE, kualitas, audit sistem, manajemen proyek, manajemen risiko, TI, teknik, dan operasi bisnis. Di Shell Indonesia, ia bertanggung jawab sebagai Kepala Manajer HSSE Indonesia untuk yang mengkoordinasikan program di seluruh bisnis yang bertujuan untuk menjaga keamanan operasi, menyelamatkan nyawa, melindungi lingkungan dan reputasi di seluruh lini bisnis. Selain perannya saat ini, Iip juga menjabat sebagai Advisor for Road Safety, T&S HSSE, dan Dangerous Goods.

Iip memiliki gelar di bidang Teknik Elektro-Telekomunikasi dan gelar masternya di bidang Manajemen Bisnis Pemasaran.

Lebih lanjut tentang kami

Siapakah kami

Pelajari tentang bisnis dan SDM kami, dan bagaimana kami tumbuh dari sebuah toko kecil di London hampir 200 tahun yang lalu.

Aktivitas Kami

Shell adalah grup perusahaan energi dan petrokimia global. Kami mempekerjakan sekitar 270 karyawan di Indonesia.